Dewasa ini komputer merupakan teknologi yang sangat membantu memenuhi kebutuhan manusia. Mulai dari pekerjaan kantor, sekolah, kuliah, periklanan, dsb. Hampir semua tingkat pekerjaan memerlukan komputer.
Lalu bagaimana jika pekerjaan kantor atau pekerjaan rumah anda tergangu karena sistem windows di komputer kita terinfeksi virus. Sudah tentu komputer kita akan tidak bekerja sebagaimana mestinya, karena sistemnya sudah diobrak-abrik file aktif yang bernama virus.
Biasanya, komputer yang sudah terinfeksi virus akan memunculkan gejala-gejala mengganggu seperti: minta direstart, data yang ada mungkin tidak bisa dibuka dan berubah menjadi kode-kode yang tidak karuan, muncul file-file yang tidak diinginkan, dsb.
Kalau komputer kita sudah terinfeksi virus, solusinya adalah dengan menginstal ulang. Tetapi cara ini cukup memakan waktu dan biaya. Untuk itu perlu upaya pencegahan. Lalu bagaimana caranya agar komputer kita aman dari virus?
1.Instal anti virus yang cukup mampu membasmi virus yang sedang up to date. Usahakan anti virus yang mampu menanggulangi virus kelas nasional (lokal) dan kelas internasional. Kalau kita menggunakan anti virus lokal dia akan bekerja membasmi virus lokal saja. Lalu apakah perlu diinstal dua anti virus? Mungkin tak perlu banyak-banyak anti virus. Pilihlah dengan bijak disesuaikan kebutuhan.
2. Scan removabledisk (spt.flasdisk) pada saat kita menghubungkan dengan komputer. Pastikan anti virus dalam komputer tidak menemukan file virus. Jika menemukan di hapus saja dengan memilih tab delete atau heal.
3. Pantau sirkulasi keluar-masuknya file ke dalam komputer kita. Terutama saat menghubungkan flasdisk pada komputer. Biasanya akan tampil kotak dialog yang menganjurkan kita membuka file dalam flasdisk. Di kotak dialog biasanya ada pilihan open folder, open file film atau lagu, dan banyak lagi. Pada saat muncul kotak dialog tersebut pilih menu cancel saja. Jika kita ingin membuka file dalam flasdisk, lewat explore saja (dengan klik kanan start). Kemudian menu view di atas pilih detail. Bila sudah dipilih detail, tampilan file dalam flasdisk kita akan terlihat dengan jelas spesifikasinya. Biasanya file virus yang menempel pada file dalam flasdisk dengan mengubah extensinya menjadi aplication. Misalnya microsoft word ektensinya microsoft word. Nah, jika ekstensinya berubah menjadi aplication berarti file tersebut sudah terinfeksi virus. Kalau saja kita meng-klik file itu secara otomatis dan cepat virus akan segera menyebar di seluruh sistem komputer. Langkah ini mengantisipasi kalau saja anti virus kita sudah tidak up to date sehingga waktu kita scan tidak menemukan virus.
4. Update selalu anti virus secara berkala, paling tidak satu minggu sekali.
5. Gunakan software pembeku. Sekarang ini ada software pengaman sistem windows. Software tersebut biasa disebut deepfreez. Software ini sangat membantu memroteksi komputer kita dari virus. software ini dapat didownload di sini.
Semoga tips-tips ini bermanfaat bagi semua.
Lalu bagaimana jika pekerjaan kantor atau pekerjaan rumah anda tergangu karena sistem windows di komputer kita terinfeksi virus. Sudah tentu komputer kita akan tidak bekerja sebagaimana mestinya, karena sistemnya sudah diobrak-abrik file aktif yang bernama virus.
Biasanya, komputer yang sudah terinfeksi virus akan memunculkan gejala-gejala mengganggu seperti: minta direstart, data yang ada mungkin tidak bisa dibuka dan berubah menjadi kode-kode yang tidak karuan, muncul file-file yang tidak diinginkan, dsb.
Kalau komputer kita sudah terinfeksi virus, solusinya adalah dengan menginstal ulang. Tetapi cara ini cukup memakan waktu dan biaya. Untuk itu perlu upaya pencegahan. Lalu bagaimana caranya agar komputer kita aman dari virus?
1.Instal anti virus yang cukup mampu membasmi virus yang sedang up to date. Usahakan anti virus yang mampu menanggulangi virus kelas nasional (lokal) dan kelas internasional. Kalau kita menggunakan anti virus lokal dia akan bekerja membasmi virus lokal saja. Lalu apakah perlu diinstal dua anti virus? Mungkin tak perlu banyak-banyak anti virus. Pilihlah dengan bijak disesuaikan kebutuhan.
2. Scan removabledisk (spt.flasdisk) pada saat kita menghubungkan dengan komputer. Pastikan anti virus dalam komputer tidak menemukan file virus. Jika menemukan di hapus saja dengan memilih tab delete atau heal.
3. Pantau sirkulasi keluar-masuknya file ke dalam komputer kita. Terutama saat menghubungkan flasdisk pada komputer. Biasanya akan tampil kotak dialog yang menganjurkan kita membuka file dalam flasdisk. Di kotak dialog biasanya ada pilihan open folder, open file film atau lagu, dan banyak lagi. Pada saat muncul kotak dialog tersebut pilih menu cancel saja. Jika kita ingin membuka file dalam flasdisk, lewat explore saja (dengan klik kanan start). Kemudian menu view di atas pilih detail. Bila sudah dipilih detail, tampilan file dalam flasdisk kita akan terlihat dengan jelas spesifikasinya. Biasanya file virus yang menempel pada file dalam flasdisk dengan mengubah extensinya menjadi aplication. Misalnya microsoft word ektensinya microsoft word. Nah, jika ekstensinya berubah menjadi aplication berarti file tersebut sudah terinfeksi virus. Kalau saja kita meng-klik file itu secara otomatis dan cepat virus akan segera menyebar di seluruh sistem komputer. Langkah ini mengantisipasi kalau saja anti virus kita sudah tidak up to date sehingga waktu kita scan tidak menemukan virus.
4. Update selalu anti virus secara berkala, paling tidak satu minggu sekali.
5. Gunakan software pembeku. Sekarang ini ada software pengaman sistem windows. Software tersebut biasa disebut deepfreez. Software ini sangat membantu memroteksi komputer kita dari virus. software ini dapat didownload di sini.
Semoga tips-tips ini bermanfaat bagi semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar